Dabo Singkep – Kehadiran PT. Cabang Tiga Kretek di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga bukan semata-mata untuk keuntungan bisnis. Lebih dari itu, perusahaan ini hadir untuk membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan ekonomi masyarakat, dan mendukung pembangunan daerah.

Dalam perjalanannya, PT. Cabang Tiga Kretek terus menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Baru-baru ini, Oky Andrian selaku Direktur Utama PT. Cabang Tiga Kretek melakukan pertemuan dengan para investor dan Bapak Amsakar Ahmad, Walikota Batam. Pertemuan ini membahas potensi kerja sama dan pengembangan industri di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Dabo Singkep.

"Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan investor sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kepulauan Riau."
— Amsakar Ahmad, Walikota Batam

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, dibahas pula berbagai peluang teknologi yang dapat dikembangkan di Kepulauan Riau. Salah satu topik yang menarik perhatian adalah teknologi pengolahan sampah di Batam yang telah menjadi percontohan bagi daerah lain. Teknologi ini tidak hanya mengatasi masalah lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi dari limbah yang selama ini terabaikan.

Selain itu, berbagai teknologi lain turut dibahas sebagai potensi pengembangan di Dabo Singkep, antara lain:

  • Teknologi Energi Terbarukan – Pemanfaatan energi matahari dan angin untuk mendukung operasional industri di daerah kepulauan
  • Teknologi Pengolahan Hasil Laut – Optimalisasi potensi perikanan dan kelautan dengan teknologi pengolahan modern
  • Teknologi Digital dan E-Commerce – Memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM hingga ke pasar nasional
  • Teknologi Pertanian Modern – Penerapan sistem pertanian berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan
  • Teknologi Manufaktur 4.0 – Penggunaan otomatisasi dan digitalisasi dalam proses produksi

Oky Andrian menyampaikan bahwa adopsi teknologi tepat guna akan menjadi kunci keberhasilan pengembangan industri di Dabo Singkep. Dengan mengintegrasikan teknologi modern, Dabo Singkep tidak hanya akan menjadi pusat produksi, tetapi juga pusat inovasi di Kepulauan Riau.

Lanjutan Diskusi: Masa Depan Dabo Singkep

Para investor menyambut positif visi pengembangan Dabo Singkep yang dihadirkan oleh Oky Andrian. Mereka melihat potensi besar di wilayah ini, terutama dengan adanya komitmen dari pemerintah daerah dan dukungan masyarakat. Beberapa investor bahkan menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di sektor pendukung seperti logistik, energi, dan pengembangan sumber daya manusia.

"Dabo Singkep memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pusat industri kreatif dan manufaktur. Kami optimis dengan dukungan semua pihak, daerah ini dapat berkembang pesat dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat."
— Oky Andrian, Direktur Utama PT. Cabang Tiga Kretek

Peluang Industri di Dabo Singkep

Kehadiran PT. Cabang Tiga Kretek membuka berbagai peluang industri di Dabo Singkep, antara lain:

  • ✓ Industri pengolahan tembakau dan cengkeh terintegrasi
  • ✓ Sektor logistik dan distribusi yang mendukung rantai pasok
  • ✓ Pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi
  • ✓ Industri kreatif dan kuliner yang mendukung pariwisata
  • ✓ Pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan industri
  • ✓ Pusat penelitian dan pengembangan teknologi pertanian dan kelautan

Mengapa Masyarakat dan Pemerintah Harus Mendukung?

Kabupaten Lingga saat ini menghadapi tantangan besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2025, Kabupaten Lingga memiliki persentase penduduk miskin tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau, yaitu sekitar 9,12%. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan kota-kota lain di Kepri seperti Batam yang hanya sekitar 3%.

9,12%

Persentase Penduduk Miskin Kabupaten Lingga (BPS Maret 2025)

Tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau

Tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan menyebabkan biaya logistik, akses transportasi, layanan kesehatan, pendidikan, dan kesempatan kerja lebih terbatas dibanding wilayah seperti Kota Batam yang merupakan pusat industri.

Dengan hadirnya PT. Cabang Tiga Kretek, ada harapan besar:

  • ✓ Membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Lingga
  • ✓ Menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan
  • ✓ Meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui retribusi dan pajak
  • ✓ Memberikan kontribusi bagi negara melalui cukai dan pajak
  • ✓ Menjadi pabrik rokok pertama dalam sejarah Dabo Singkep
  • ✓ Mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kepulauan Riau
  • ✓ Menjadi pionir adopsi teknologi modern di daerah kepulauan

Sejak lama, pendiri PT. Cabang Tiga Kretek, Oky Andrian, telah dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap masyarakat. Ia bahkan dijuluki "Baim Wong Dabo" karena sering membantu warga yang membutuhkan.

Salah satu bukti kepeduliannya adalah ketika ia membantu pembangunan Jembatan Pulau Pilang di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga. Jembatan yang semula berbahan kayu dan nyaris tidak bisa digunakan lagi, kini dibangun dengan konstruksi beton berkat bantuan material dari Oky Andrian. Warga pun bergotong royong dengan antusias membangun jembatan tersebut.

Kepedulian ini telah berlangsung sejak lama. Sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar, Oky Andrian dikenal sebagai anak yang rajin dan memiliki semangat juang tinggi. Kini, setelah sukses meniti karier, ia terus berbagi rezeki dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Lingga.

"Oki Andrian Baim Wong Dabo Pernah Mulung Waktu SD, Sukses Meniti Karier hingga Bagi-Bagi Rezeki"
— TribunBatam.id, 5 Mei 2021

"Saya akan terus berdoa dan berusaha sesuai kemampuan sekuat tenaga untuk mewujudkan impian yang telah lama tertunda ini, dengan harapan dapat membuka lahan pekerjaan sebanyak mungkin bagi masyarakat, juga pendapatan bagi negara dan Pemkab Lingga."
— Oky Andrian, Direktur Utama PT. Cabang Tiga Kretek

Penutup

Dukungan dari masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan agar pabrik ini dapat beroperasi dengan lancar. Dengan dukungan penuh, PT. Cabang Tiga Kretek siap menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi Kabupaten Lingga dan membawa perubahan positif bagi seluruh masyarakat. Teknologi dan inovasi akan menjadi kunci untuk membuka potensi besar yang selama ini terpendam di Dabo Singkep.

Mari kita bersama-sama mendukung pembangunan daerah dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi generasi muda Lingga. Investasi di bidang teknologi dan industri adalah investasi untuk masa depan yang lebih cerah.

(Redaksi)