Dabo Singkep – Rencana beroperasinya pabrik rokok di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga menjadi penantian masyarakat yang membutuhkan adanya industri untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Juga menjadi pabrik rokok pertama di dalam sejarah perkembangan Dabo Singkep.

Rencana beroperasinya pabrik rokok di Harsbay, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep. Oky Andrian selaku pemilik atau Direktur Utama pada saat itu menjelaskan bahwa perusahaan ini sebelumnya bernama SM Djuara dengan naungan badan usaha PT. Gunung Muncung Tobacco.

Seiring dengan perkembangan dan visi perusahaan yang lebih besar, kini perusahaan resmi berganti nama menjadi PT. Cabang Tiga Kretek. Perubahan nama ini mengambil simbol Daik Lingga dengan gunung bercabang tiga, yang melambangkan kekuatan, persatuan, dan kejayaan.

"PT. Cabang Tiga Kretek telah mendapatkan tanggapan yang positif dari pihak Bea Dan Cukai bahkan telah terbit izin," kata Oky Andrian, Kamis (19/01/23).

Oky menjelaskan, selain untuk tujuan profit atau keuntungan bagi perusahaan, tujuan berdirinya pabrik rokok di Dabo Singkep juga untuk memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan meminimalisir pengangguran, serta memberikan retribusi atau pendapatan untuk negara dan daerah.

"Harapan saya, ke depannya perusahaan ini bisa terus berjalan tanpa adanya hambatan. Dan PT. Cabang Tiga Kretek akan berusaha untuk memproduksi sebanyak mungkin baik jenis kretek dan filter, dan untuk rasa tidak menutup kemungkinan mampu bersaing dengan rokok lain yang telah beredar di pasaran," katanya.

Untuk pemasarannya, PT. Cabang Tiga Kretek akan melakukan pemasaran baik itu di Kabupaten Lingga dan luar daerah Kabupaten Lingga.

(Redaksi)