LINGGA – Pengusaha muda asal Dabo Singkep, Oki Andrian, yang sebelumnya sempat mendapat julukan "Baim Wong Dabo" karena kerap memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, kini membawa gagasan yang lebih besar untuk kampung halamannya.
Oki Andrian memiliki cita-cita mendorong kampungnya menjadi kawasan yang mampu melahirkan lebih banyak industri sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
Julukan "Baim Wong Dabo" melekat setelah kiprahnya dalam membantu masyarakat Lingga mendapat perhatian. Pada 2021, sejumlah pemberitaan lokal menyoroti aksi sosial Oki, termasuk membantu merehabilitasi rumah warga yang membutuhkan. Ia juga dikenal sebagai pengusaha muda yang mengembangkan usaha pariwisata melalui Harsbay.
"Kampung ini jangan hanya menjadi tempat orang tinggal. Harapannya, kampung ini bisa menjadi tempat orang membangun masa depan."
— Oki Andrian
Membangun Ekosistem Usaha
Kini, gagasan yang dibawa Oki tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial maupun pembangunan satu perusahaan. Ia ingin membangun ekosistem usaha yang mampu menarik investor dan mendorong tumbuhnya berbagai industri di kampung halamannya.
Salah satu sektor yang mulai dikembangkan adalah industri tembakau dan rokok kretek. Melalui industri yang legal, profesional, dan tertata, daerah diharapkan dapat menjadi tempat tumbuhnya perusahaan-perusahaan baru yang memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat.
Ekosistem Usaha yang Dibangun
- ✓ Investasi dan kepastian legalitas
- ✓ Pembangunan industri yang profesional
- ✓ Penyerapan tenaga kerja lokal
- ✓ Peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat
- ✓ Pendampingan perizinan bagi investor
Kemudahan Legalitas bagi Investor
Oki juga mendorong adanya kemudahan dan kepastian dalam proses pengurusan legalitas bagi investor yang ingin masuk dan membangun usaha di daerah.
Pendampingan legalitas tersebut diharapkan menjadi salah satu bagian dari ekosistem investasi, sehingga pelaku usaha dapat lebih mudah memahami dan memenuhi berbagai persyaratan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.
Oki Andrian menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. "Kepastian hukum dan kemudahan perizinan adalah kunci untuk menarik investor," ujarnya.
Mata Rantai Ekonomi
Konsep yang dibangun adalah menciptakan mata rantai ekonomi mulai dari investasi, pembangunan industri, penyerapan tenaga kerja, hingga peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Mata Rantai Ekonomi Dabo Singkep
Masa Depan Kawasan Industri
Ke depan, kawasan tersebut diharapkan tidak hanya memiliki satu unit usaha, tetapi berkembang menjadi lingkungan industri yang mampu menampung berbagai kegiatan produksi dan usaha.
Dengan semakin banyaknya industri yang hadir secara legal dan profesional, peluang kerja bagi masyarakat setempat juga semakin terbuka. Anak-anak muda daerah diharapkan tidak selalu harus meninggalkan kampung halaman untuk mencari pekerjaan.
"Anak muda tidak perlu pergi ke kota besar untuk mencari kerja. Mari kita bangun kampung ini bersama-sama, agar mereka bisa berkarya di tanah kelahirannya sendiri."
— Oki Andrian
Kelanjutan Perjalanan
Gagasan tersebut sekaligus menjadi kelanjutan dari perjalanan Oki Andrian dalam membangun usaha di tanah kelahirannya. Sebelumnya, kiprahnya melalui Harsbay mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lingga karena dinilai turut membuka lapangan kerja dan mendorong iklim investasi di daerah.
Kini, cita-cita tersebut bergerak ke tahap yang lebih besar: membangun kampung sebagai pusat kegiatan ekonomi yang produktif, terbuka bagi investasi, dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan dalam skala yang luas.
Visi Oki Andrian untuk Dabo Singkep
"Dabo Singkep memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, kita bisa mewujudkan kampung yang mandiri, produktif, dan sejahtera."
(Redaksi)